Mini Urology Symposium Innovation (MUSI) 2026 Pertama Digelar di Palembang
Acara MUSI 2026 dibuka secara resmi oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Selatan yang diwakili oleh Prof. Dr. dr. Irfanuddin, Sp.KO, MPd, Ked. Dalam sambutannya, Prof. Irfanuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ilmiah ini sebagai upaya nyata dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di bidang urologi, melalui pembaruan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan teknologi terkini.
Ketua Panitia MUSI 2026, Dr. H. Marta Hendry, SpU(K), SubSp.Ped, MARS, dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan MUSI pertama tahun 2022 ini adalah hasil kerjasama IAUI Subalu dan RS Mohammad Hoesin Palembang, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi IAUI. Menurutnya, forum ini bertujuan untuk meng-update pengetahuan dan wawasan para dokter umum (GP), spesialis urologi , termasuk mahasiswa kedokteran terhadap perkembangan ilmu dan teknologi urologi terkini, sekaligus menjadi wadah diskusi ilmiah yang konstruktif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus meningkatkan kompetensi para dokter urologi, memperluas jejaring pelayanan urologi, serta memastikan bahwa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat memiliki standar dan mutu yang setinggi-tingginya dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien ,” ujar Dr. Marta Hendry.
“Kami berharap pada tahun berikutnya kegiatan IAUI Subalu ini dapat masuk menjadi agenda rutin IAUI Pusat yang tentunya berisi simposium disertai workshop berkenaan teknologi terkini pelayanan urologi, dengan narasumber Nasional dan Internasional. Dengan demikian, kompetensi layanan urologi akan semakin meningkat, perluasan jangkauan jejaring dan akses masyarakat terhadap kebutuhan layanan urologi yang berkualitas akan semakin luas, serta mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi pengembangan urologi dan peningkatan kesehatan masyarakat di Sumatera Selatan khususnya dan Indonesia umumnya ,” tambahnya.
Selain berfokus pada peningkatan kapasitas dan kapabilitas tenaga medis, MUSI 2026 juga memiliki tujuan strategis untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dr. Marta Hendry menuturkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui jenis-jenis pelayanan urologi yang tersedia dan ke mana harus mendapatkan layanan tersebut.
“Sering kali masyarakat sebenarnya membutuhkan pelayanan kesehatan yang masuk dalam layanan urologi , tetapi mereka tidak tahu atau bingung harus ke mana. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin memperluas jangkauan informasi agar masyarakat lebih memahami layanan urologi yang tersedia,” jelasnya.
Di Kota Palembang sendiri, saat ini terdapat sekitar 15 dokter urologi yang aktif memberikan pelayanan di berbagai rumah sakit. Sealin itu, pelayanan urologi sangat erat kaitannya dengan ketersediaan dan pembaruan alat medis berteknologi tinggi. Semakin tingginya teknologi kesehatan saat ini, juga berimbas dengan alat urologi memiliki tingkat kerincian dan kompleksitas yang semakin tinggi yang menyesuaikan teknologi mutakhir.
“Kami ingin mengajak para dokter urologi dan manajemen rumah sakit yang hadir untuk melihat langsung pameran alat dan teknologi urologi, agar mereka mengetahui teknologi terbaru dan dapat menentukan pilihan terbaik untuk pengembangan layanan urologi di rumah sakit,” kata Dr. Marta Hendry.
Dr. Marta menambahkan bahwa kepanitiaan inti kegiatan MUSI 2026 ini sebagian besar merupakan staf medis RSMH Palembang, yang menunjukkan komitmen kuat rumah sakit rujukan terbesar di Sumsel ini dalam mendukung kegiatan ilmiah , peningkatan pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Dr. Marta Hendry berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus berlanjut pada penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang. “Mudah-mudahan ke depan kerja sama antara IAUI Subalu dan RSMH Palembang tetap berlanjut dan semakin kuat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pelayanan urologi dan kesehatan masyarakat secara umum,” pungkasnya
Komentar
Posting Komentar