RSMH Bantah Pulangkan Pasien Koma
Viralnya pemberitaan pasien koma atau kondisi belum sadar An. AH (49Th) dipaksa pulang oleh RSMH Palembang, RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang mengonfirmasi bahwa pasien berinisial AH saat ini telah ditetapkan dalam perawatan paliatif. Secara awam, paliatif adalah perawatan khusus untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit serius (seperti kanker stadium lanjut, gagal jantung, atau penyakit terminal) serta keluarganya. Fokus utamanya bukan lagi menyembuhkan penyakitnya, melainkan meringankan gejala (nyeri/sesak), serta memberi dukungan emosional dan spiritual agar pasien nyaman. Berdasarkan pemantauan saat ini, kondisi tanda-tanda vital pasien masih dalam keadaan stabil, sehingga memungkinkan untuk direncanakan pemulangan dalam waktu dekat.
Dirut RSMH Palembang dr.
Siti Khalimah SpKJ, MARS mengatakan bahwa pemberitaan itu sama sekali tidak benar
karena pasein masih dirawat saaat ini (jum,at 17 April 2026) di RSMH
Ia menjelaskan, pasien
dirujuk ke RSMH setelah dirawat di RS Myria, RS Permata dan RS Pelabuhan dan
sudah dilakukan tindakan operasi di RS sebelumnya tetapi belum mengalami
perbaikan, kesadaran tidak membaik dan pernafasan tidak membaik.
“ Pasien masuk Ke RSMH dalam
kedaan, kesadaran turun (Koma) dan tidak bias bernapasspontan sehingga harus
mengunakan bantuan ventilator RSMH Palembang berusaha melakukan upaya upaya
perbaikan. Setelah dirawat 10 hari di ICU dan dilakukan operasi kembali
(clipping) saat masih dalam perawatan di RSMH Palembang,” Jelasnya
"Tim
paliatif melakukan edukasi awal kepada pasien tentang kemungkinan perawatan di
rumah," terangnya.
Kata
dr Siti Khalimah, apabila pasien cukup stabil secara medis untuk dilakukan
perawatan di rumah.Apabila diputuskan perawatan di rumah maka ada beberapa hal
yang akan dilakukan oleh RSMH seperti, keluarga akan diajari terlebih dahulu
cara merawat pasien di rumah dan mengenali kondisi kedaruratan
Pasien
tetap dalam pengawasan RS dan ada tim homecare yang bisa datang sesuai kebutuhan. Ada
contact person yang bisa dihubungi 24 jam apabila terjadi kondisi kedaruratan.
RSMH ada ambulance yang siaga untuk menjemput pasien danmembawa ke RS apabila
diperlukan. Jadi kemarin dijelaskan kemungkinan pasien
bisa dilakukan perwatan dirumah, Tim
humas dan dokter sudah sudah melakukan pertemuan dengan keluarga pasien (16/4),”
jelasnya
Tapi
belum diputuskan, dan saat ini masih dalam perawatan di RSMH dan kita masih
melakukan evaluasi kemungkinan perawatan di rumah," jelasnya.
Kondisi
Pasien paliatif disarankan dirawat di rumah karena lingkungan rumah memberikan
kenyamanan emosional dan rasa aman yang lebih besar dibandingkan fasilitas
kesehatan. Dukungan keluarga yang dekat membantu meningkatkan kualitas hidup
pasien, mengurangi stres, serta memberikan ketenangan di masa akhir kehidupan.
Perawatan di rumah juga memungkinkan pendekatan yang lebih personal sesuai
kebutuhan pasien, termasuk manajemen nyeri dan dukungan spiritual. Selain itu,
biaya perawatan bisa lebih terjangkau dibandingkan rawat inap jangka panjang.
Dengan perawatan yang tepat dari tenaga kesehatan dan keluarga, pasien dapat
menjalani sisa waktu hidupnya dengan lebih bermartabat, nyaman, dan penuh kasih
sayang
Selain
itu, rumah sakit telah menyelenggarakan family meeting yang melibatkan keluarga
pasien guna membahas rencana perawatan selanjutnya. Dalam pertemuan tersebut,
disampaikan berbagai hal penting yang perlu dipersiapkan, sehingga keluarga
dapat memberikan perawatan yang optimal, aman, dan berkesinambungan bagi pasien
di rumah.
www.rsmh.co.id.Doc
suhaimihumas

Komentar
Posting Komentar