Langsung ke konten utama

RSMH Pastikan Berikan Pelayanan Medis Kepada Bayi Asal Empat Lawang

RSMH Pastikan Berikan Pelayanan Medis Kepada Bayi Asal Empat Lawang




Dokter spesialis bedah anak RSMH, dr. Sharlita, Sp.BA, -Dokumen
RSMH.CO.ID. Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai seorang bayi berusia 10 hari asal Kabupaten Empat Lawang yang disebut mengalami kondisi perut terbuka dan disuruh pulang oleh rumah sakit, Perlu kami jelaskan terkait penanganan medis yang telah dilakukan terhadap pasien tersebut.

Pasien merupakan bayi rujukan dari RS AR Bunda Lubuk Linggau yang lahir melalui tindakan operasi sesar pada 12 Mei 2026. Setelah lahir, bayi tersebut dirujuk ke RSMH Palembang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh tim dokter spesialis yang kompeten sesuai dengan kondisi medis yang dialaminya.

Pada 21 Mei 2026, pasien bersama keluarga telah mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi langsung dari dokter spesialis bedah anak, dr. Sharlita, Sp.BA, Selama menjalani perawatan di RSMH, pasien dirawat secara intensif selama kurang lebih 20 hari sebelum akhirnya diperbolehkan pulang pada 3 Juni 2026.

Dokter spesialis bedah anak RSMH, dr. Sharlita, Sp.BA,

Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa sejak awal pasien datang, berbagai langkah penanganan medis telah dilakukan. Fokus utama penanganan adalah memperbaiki kondisi kesehatan umum bayi, mencegah terjadinya infeksi melalui pemberian antibiotik, serta melakukan perawatan secara berkala dan intensif. Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas kondisi pasien sebelum dilakukan tindakan medis lanjutan.

Selain memberikan perawatan kepada pasien, tim medis juga telah melakukan edukasi secara menyeluruh kepada keluarga terkait tata cara perawatan luka di rumah. Edukasi tersebut mencakup teknik penggantian balutan atau perban yang benar, cara menjaga kebersihan area luka, serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai selama masa perawatan di rumah. Keluarga juga diberikan pemahaman mengenai kondisi yang mengharuskan pasien segera dibawa kembali ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Keputusan untuk belum melakukan tindakan pembedahan bukan karena pasien ditolak atau tidak mendapatkan pelayanan, melainkan berdasarkan pertimbangan medis yang mengutamakan keselamatan pasien. Saat ini kondisi bayi dinilai belum memungkinkan untuk menjalani operasi penutupan defek pada dinding perut.

Menurut tim dokter, tindakan operasi baru dapat dilakukan apabila kondisi umum pasien telah membaik, berat badan mencapai kondisi yang cukup, serta dinding perut telah berkembang dan memiliki kekuatan yang memadai untuk mendukung proses penutupan defek secara optimal. Operasi yang dilakukan dalam kondisi pasien yang belum siap berisiko menimbulkan komplikasi yang dapat membahayakan keselamatan bayi.

Kami memastikan bahwa perawatan terhadap pasien tidak berhenti setelah kepulangan dari rumah sakit. Bayi tersebut tetap akan mendapatkan pemantauan dan perawatan secara berkesinambungan melalui kontrol rutin setiap bulan di beberapa layanan spesialis, yaitu Poli Anak, Poli Bedah Anak, dan Poli Jantung.

Pemantauan berkala tersebut bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kondisi kesehatan pasien, memastikan pertumbuhan dan peningkatan berat badan berjalan baik, serta menentukan waktu yang paling tepat untuk dilakukan tindakan operasi. Dengan pendekatan tersebut, tim medis berharap pasien dapat mencapai kondisi yang optimal dan layak (viable) untuk menjalani operasi penutupan defek dinding abdomen dengan tingkat keberhasilan yang lebih baik.


RSMH menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan medis terbaik kepada pasien serta memastikan setiap keputusan medis yang diambil didasarkan pada pertimbangan profesional dan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.


rsmh.co.id. suhaimihumas doc

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembekalan Pelayanan Prima dan Orientasi Corporate Bagi Peserta Didik PPDS FK Unsri di RSMH Palembang

  Pembekalan Pelayanan Prima dan Orientasi Corporate  Bagi Peserta Didik PPDS FK Unsri di RSMH   Palembang RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang kembali menyelenggarakan kegiatan  Pembekalan Pelayanan Prima dan Orientasi Corporate bagi Peserta Didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri) . Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal  15–18 September 2026  bertempat di Gedung Graha Eksekutif Lantai 8 RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Kegiatan pembekalan dan orientasi tersebut diikuti oleh sebanyak  94 peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Spesialis 1 dan Spesialis 2 (PPDS 1 dan PPDS 2) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya periode Juli 2026 . Para peserta didik yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas 75 orang peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (PPDS Sp1), 11 orang peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis 2 Penyakit Dalam (Sp2), serta 8 orang p...

RSMH Palembang Luncurkan Layanan Stem Cell

RSMH Palembang Luncurkan Layanan Stem Cell Untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Modern   RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang resmi meluncurkan layanan stem cell atau terapi sel punca dalam sebuah acara yang digelar di Graha Eksekutif RSMH Palembang, Senin (19/5). Peluncuran layanan ini menjadi tonggak baru dalam pengembangan pelayanan kesehatan modern di Sumatera Selatan, sekaligus mempertegas komitmen rumah sakit sebagai pusat rujukan nasional dalam menghadirkan layanan medis berbasis teknologi dan bukti ilmiah.   Acara launching tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, dr. Siti Khalimah , SpKJ, MARS didampingi jajaran direksi dan pejabat di lingkungan RSMH Palembang. Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Lidyawati Cik Ujang , Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Trisnawarman , Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ny. Andie Dinialdie , serta sejumlah tamu undangan lainnya dari kalang...

IAUI Subalu Gelar Rapat Kerja Tahunan, Perkuat Program dan Sinergi Organisasi

  IAUI Subalu Gelar Rapat Kerja Tahunan, Perkuat Program dan Sinergi Organisasi PALEMBANG — Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) Wilayah Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Bengkulu (Subalu) menggelar Rapat Kerja (Raker) di Hotel Excelton Palembang, Minggu, 16 Agustus 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus menyusun dan menetapkan program serta prioritas kegiatan organisasi untuk periode berikutnya. Raker IAUI Subalu juga menjadi forum untuk menetapkan pembagian tugas dan tanggung jawab, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi antaranggota dalam mendukung tujuan organisasi dan peningkatan pelayanan urologi kepada masyarakat. Ketua Wilayah  IAUI Subalu, Dr. H. Marta Hendry, SpU(K), SubSp.Ped, MARS, menjelaskan bahwa sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan dalam Raker IAUI Subalu kali ini. “Beberapa pembahasan umumnya mencakup laporan keuangan organisasi, laporan kegiatan del...