Pembekalan Pelayanan Prima dan Orientasi Corporate Bagi Peserta Didik PPDS FK Unsri di RSMH Palembang
Pembekalan Pelayanan Prima dan Orientasi Corporate Bagi Peserta Didik PPDS FK Unsri di RSMH Palembang
Kegiatan
pembekalan dan orientasi tersebut diikuti oleh sebanyak 94
peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Spesialis 1 dan
Spesialis 2 (PPDS 1 dan PPDS 2) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
periode Juli 2026. Para peserta didik yang mengikuti kegiatan
ini terdiri atas 75 orang peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis 1
(PPDS Sp1), 11 orang peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis 2
Penyakit Dalam (Sp2), serta 8 orang peserta didik Program Pendidikan Dokter
Spesialis 2 Obstetri dan Ginekologi (Sp2 Obgyn).
Pembekalan peserta didik dibuka secara langsung oleh Direktur Utama RSMH Palembang yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian dr. Triana Puspita Dewi, M.Kes. Dalam sambutannya, dr. Triana menyampaikan harapan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan pembekalan dengan baik dan menjadikan materi yang diberikan sebagai bekal dalam menjalankan proses pendidikan dan pelayanan di rumah sakit.
Selain
itu, pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik
mengenai pentingnya keselamatan pasien sebagai bagian yang tidak terpisahkan
dari setiap proses pelayanan kesehatan. Setiap tindakan yang dilakukan harus
mengutamakan keamanan, ketepatan, komunikasi yang efektif, serta kepatuhan
terhadap standar dan prosedur yang berlaku.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia, Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan Syakirman, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan profesi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan. Menurutnya, penguasaan keilmuan, keterampilan, dan perilaku peserta didik menjadi salah satu faktor penting yang turut menentukan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Oleh
karena itu, penjaminan mutu pendidikan profesi harus menjadi perhatian dan
tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses
pendidikan. Upaya tersebut penting dilakukan sebagai bagian dari peningkatan
kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan
masyarakat akan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, dan
berorientasi pada pasien.
Syakirman
juga menegaskan bahwa dalam rangka menerapkan pelayanan profesional di bidang
kesehatan, khususnya di rumah sakit pendidikan, peserta didik perlu mendapatkan
pembekalan pengetahuan dan keterampilan sebelum memulai kegiatan praktik
kepaniteraan. Pembekalan menjadi langkah awal untuk memastikan peserta didik
memahami lingkungan tempat mereka belajar, termasuk berbagai ketentuan, standar
pelayanan, budaya organisasi, serta tanggung jawab yang harus dijalankan selama
mengikuti pendidikan.
Pelayanan
prima juga menjadi salah satu materi penting dalam kegiatan ini. Peserta didik
diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan klinis dan akademik yang baik, tetapi
juga mampu memberikan pelayanan dengan sikap ramah, komunikatif, empatik,
responsif, serta menghargai hak dan kebutuhan pasien. Hal tersebut menjadi
penting karena peserta didik merupakan bagian dari tim pelayanan kesehatan yang
secara langsung berinteraksi dengan pasien.
Penerapan patient safety juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan pembekalan. Peserta didik perlu memahami bahwa keselamatan pasien merupakan tanggung jawab seluruh tenaga kesehatan, termasuk peserta didik yang menjalankan proses pendidikan klinis. Kepatuhan terhadap prosedur, komunikasi dan koordinasi yang baik, identifikasi pasien, serta pelaporan dan pencegahan risiko merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang aman.
Kegiatan
Pembekalan Pelayanan Prima dan Orientasi Corporate ini juga menjadi momentum
untuk memperkuat sinergi antara RSMH Palembang dan Fakultas Kedokteran
Universitas Sriwijaya dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis.
Kolaborasi yang baik antara rumah sakit pendidikan, institusi pendidikan, para
pembimbing klinis, dan peserta didik sangat diperlukan untuk menghasilkan
dokter spesialis yang kompeten, berintegritas, profesional, serta memiliki
kepedulian terhadap keselamatan dan kebutuhan pasien.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Direksi RSMH Palembang, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, serta para Koordinator Program Studi (KPS). Kehadiran para pimpinan dan pengelola pendidikan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan profesi yang berkualitas di lingkungan rumah sakit pendidikan.
Dengan
terlaksananya kegiatan pembekalan selama empat hari ini, diharapkan seluruh
peserta didik PPDS FK Unsri dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai
lingkungan pendidikan dan pelayanan di RSMH Palembang. Peserta didik diharapkan
mampu mengimplementasikan seluruh pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan
sehari-hari, baik dalam proses pembelajaran maupun ketika memberikan pelayanan
kepada pasien.
Pada
akhirnya, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan orientasi dan
pembekalan awal, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk budaya
profesional, disiplin, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Dengan bekal tersebut, peserta didik PPDS FK Unsri diharapkan mampu menjalankan
proses pendidikan secara optimal sekaligus berkontribusi dalam memberikan
pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat di RSUP Dr. Mohammad Hoesin
Palembang.
www.rsmh.co.id suhaimihumas.doc


Komentar
Posting Komentar